Friday, October 24, 2008

Kuniner Yukk!!


Hoby kuliner alias makan??. Kalian Harus Coba yang satu ini. Berasal dari salah satu kota yang berada di Utara Pulau Kalimantan, Tarakan menjadi salah satu Kota yang mulai berkembang. Tapi tidak perlu menceritakan tentang perkembangan kota tarakan. Yang kita bahas hanya Makan, Makan, dan Makan!!. Berada di salah satu sudut Kota Tarakan, Pantai Amal merupakan tempat rekreasi keluarga yang sangat diminati baik di hari biasa ataupun saat liburan tiba. Disini kita bisa menikmati suasana pantai yang nyaman. Ada yang bercanda tawa bareng keluarga, temen bahkan bermesraan di salah satu pojok Pantai Amal bareng sang Pacar. Pokoknya semuanya terasa menyenangkan. Tapi kembali kita tidak membahas itu, yang kita bahas hanya Makan, Makan dan Hanya Makan. Ehmmm.. Kita mulai dari mana ya.. Mungkin kita mulai saja dari Secangkir Es kelapa dan sepiring gorengan (Singkong, Ubi, Pisang Goreng, dll) sebagai menu pembuka kita. semua tergantung selera. Tapi itu masih belum cukup, siap-siap air liur menetes kala sepiring Udang (Goreng atau Rebus sama enaknya) di hidangkan di depan kita. And.. ni dia yang paling khas di Tarakan. Orang menyebutnya "Keppa" atau yang lebih kita kenal dengan nama Kerang. Keppa di hidangkan dengan cara di rebus dengan racikan bumbu-bumbu yang siap membuat air liur kembali menetes. Apalagi di dampingi dengan sambal khas yang di duetkan dengan air jeruk nipis. Pokoknya di jamin Puas!!. Soal Harga?? jangan kuatir, harnya kuliner di Pantai Amal sangat terjangkau dan bisa dinikmati oleh kalangan apa aja?? Ga punya duit?? Ikut temen donk biar di traktirin.. So Selamat Mencoba..

Monday, September 8, 2008

The Turtle Is Not Band!!

Semua orang yang suka musik pasti pernah punya keinginan untuk membentuk sebuah band. Ini adalah salah satu kisah tentang keinginan yg besar untuk membuat sebuah band.

Pertengahan tahun 2007, di salah satu kota di bagian utara kalimantan ada 3 orang cowo cakep yang punya hobi yang sama. MUSIK. Besar dari kota yg berbeda dengan aliran yang berbeda tapi sama-sama suka lagu Umbrella dari Rihana dan sama-sama suka gila-gilaan ala the changcuters, Jack (Balikpapan), Didit (Pontianak) dan Iggie (Jakarta) punya tekad untuk membuat sebuah band, di Bantu oleh bpk Anang rapidi sebagai additional keyboard dan penasehat spiritual, mereka mengaransemen ulang lagu2 yang pernah sukses di pasaran ke dalam balutan musik rock yang garang, namun tak segarang wajah personelnya yang cute. The Turtle mulai masuk ke studio2 (tapi milik orang) untuk menemukan racikan2 mantap buat musiknya. Gonta ganti posisi terus dilakukan biar dapat mood yg cocok. banyak lagu dan ide yang lahir dan Jadilah Umbrella dan Racun Dunia, yang menjadi andalan The Turtle. Juli 2008 The Turtle Menambah Personel. Justim namanya, asal dari bandung yang konon katanya tempat lahirnya bend-bend besar. Harapan pun semakin besar sampai pada akhirnya muncul 1 masalah ( Ternyata walau dari bandung juntim ga bisa nyanyi). Walau buta nada Justim mulai bisa improve ke aliran The The Turtle. Justim sangat piawai bermain keyboard (eitt tunggu dulu.. keyboard yg di maksud adalah keyboard komputer). Posisi Pemain telah di tentukan : Jack (Guitar, Vocal), Didit (Bass, Vocal), Iggie (Drum, Vocal) dan Justim (Vocal, Training). Musik The Turtle semakin matang sematang semangat yang mereka punya. Kembali masuk ke Studio untuk bermusik, Mereka coba buktikan pada semua orang kalo mereka bisa eksis di jalur musik. Agustus 2008 Didit memutuskan untuk berkeluarga, Musik The Turtle terancam, dapat istri orang arab membuat didit berpindah aliran ke musik gambus, The Turtle Sekarang jadi ga jelas (break), tapi di balik itu The Turtle udah membangkitkan Semangat, menghilangkan segala penat di kepala, dan telah membentuk persahabatan yang kuat. Show Must Go On!! So Tunggu aja The Next Turtle. The Turtle Is Not Band, But The Turtle Is a Friendship.

Monday, August 25, 2008

Ayo Nyanyiin Lagu Orang Lain!! (PART II)

Kalo edisi yang lalu gua uda ngasih beberapa lagu aransemen ulang dari lagu2 yang populer di jamannya, sekara gua coba kasih kalian lagu2 yang telah menjadi legenda dan di aransemen ulang.
Gua jamin lagu2 ini ga kalah kerennya dari versi aslinya bahkan menurut gua lebih keren dari versi aslinya, ga percaya?? donlot aja and dengerin sendiri baru bisa komen.

KEane - What A Wonderful World (Louis Amstrong COver)

The Braids - Bohemian Rhapsody (Queen Cover)

Copeland - Every Breath You Take (The Police Cover)

Guys.. Yuuuk Donlot And Enjoy That Song
Pengen Request ? Kirim Aja Requst kamu Ke mrjackzz@rocketmail.com

Sunday, August 17, 2008

Ayo Nyanyiin Lagu Orang Lain!!

Banyak Band baru bermunculan, dan ga sedikit juga band2 lama kehabisan ide. Apa Solusinya agar mereka bisa survive?? Yup.. salahh satunya adalah mengaransemen ulang lagu-lagu yang pernah populer di jamannya. Ada yang berhasil dan mampu di terima pasar dan lebih banyak lagi yang gagal dan hanya bikin malu group mereka sendiri. berbagai aransemen pun mereka tawarkan demi terpuaskannya para penikmat musik, mulai dari jazz, rock bahkan remix. di Indonesia pun tidak ketinggalan, dengan cover album Atribute To sapa lah dan sebagainya, lagu rohani, lagu perjuangan bahkan lagu daerah. Jadi menurut kalian mengapa mereka melakukan hal ini? Mencoba Sesuatu yang Baru atau kehabisan ide??

Gua kasih contoh lagu yang menurut gua berhasil mencuri pasar dengan lagu orang lain yang mereka aransemen ulang.

1. Vanila Sky - Umbrella (Rihanna Cover)

2. New Found Glorry - Kiss Me (Sixpence None The Richer Cover)

3. Richard Chese - Creep (Radiohead Cover)

So Guys.. Enjoy That Song, Kalo Pengen Lagu-lagu Yang laen.. request aja ke mrjackzz@rocketmail.com

Monday, July 28, 2008

Music Pirate Never.. Never.. Never Die!!

“Stop Pembajakan dan beli Kaset & cd original” itulah yang selalu di ucapkan oleh musisi2 yang ingin penjalan album meraka laris. Bullshit!! Padahal mereka tidak sadar darimana kalangan menengah ke bawah bisa medengarkan lagu meraka kalo bukan dari lapak bajakan. Dengan harga ang terjangkau mereka dapat mendengar lagu2 kalian yang belum tentu berkualitas. Kita lihat Kangen Band yang besar dari industri bajakan dan disaat mereka sukses mereka malah menginginkan stop pembajakan. Dasar Band Tidak Tahu Malu!!. Kita lihat band-band baru yag bermunculan sekarang, darimana seorang anak kecil bisa mendengarkan dan menyanyikan lagu2 D’masiv, Matta, Angkasa, Wali, Pilot, dll kalo bukan dari 1 album kompilasi bajakan yang memuat semua lagu mereka. Maukah label2 yang ada di Indonesia mengkompilasi semua lagu2 baru dalam 1 kaset atau CD dengan harga 5 Ribu ? jawabannya TIDAK. Tapi industri bajakan mampu mejawab pertayaan itu. Dengan harga 5 ribu dari anak2 sampai manula bisa mendengarkan bahkan menyanyikan lagu2 meraka. Kaia hitung sendiri setiap artis punya 1 single top yg sering di putar di radio. 1 CD komplasi berharga 5 ribu dan berisi 18 lagu. 1 album cd original berharga sekitar 35 ribu. Kita kalikan dengan 18 = 630 rb. Pilih mana membeli dengan harga 5 ribu atau 630 ribu?? Dan kita lihat apakah kalangan menangah kebawah mau menyediakan uang sebanyak itu hanya untuk mendengarkan lagu2 meraka?? Kalian sudah tau jawabannya.

Sekarang kita liat dunia luar. Industri music sekarang telah berevolusi. Di mulai dengan group Radiohead yang setiap orang mendownload album mereka In Rainbow di intenet dengnharga sesukanya dan bahkan gratis!. Disini kita bisa lihat kepedulian seorag fans kepada group music kesayangan meraka. Setelah Radiohead kita lihat band selanjutnya The Offspring yang mengijinkan mendownload 1 single mereka di internet, dan yang terakhir Coldplay, dari album terbaru mereka setap orang bisa mendonlot singe Violet Hill secara gratis. Walau terlihat pelit di banding radiohead tapi ini adalah awal dari revolusi Industi Musik,. Mereka sudah melakuknnya dan siapa lagi yang menyusul??

Kembal ke tanah air. Akankah pemerintah benar2 menghapus industri bajakan?? Lihat sampai sekarang, masih banyak lapak bajakan berdiri tegak dengar alunan music bervolume keras mendendangkan lagu2 yang lagi hits. Lihatlah imbasnya apabila seluruh lapak bajakan di tutup, akan lebih banyak lagi pengangguran, dan banyak band yang lagunya tidak dapat di dengar oleh pencinta musik di kalangan menengah ke bawah yang domisilinya tidak terjangkau sinyal radio. Tapi ini hanya sebuah pemikiran dan jawaban sebenarnya ada pada diri kita, musisi dan pemerintah. Apakah berterima kasih pada industry bajakan atau menyingkirkannya.

Saturday, July 26, 2008

Call Me Mr. Jack

Thank's To Allah SWT..
My Name Mr.Jack..

Mungkin tak akan cukup buat jelasin siapa diriku dalam 1 halaman blog, So.. aku coba sedikit ceritakan tentang diriku.. jangan tertawa, menangis, dan mencela, silahkan liat dirimu sendiri apakah hidupmu lebih baik atau lebih buruk dariku...

ini bermula sebuah rumah sakit di Balikpapan, hari Selasa, 6 Desember 1983 pukul 23:15 Wita Lahir seorang bayi lelaki yg lucu.. Dibesarkan dengan Air Susu Ibu, gua hidup serba sederhana, Ayah seorang Wartawan, Ibu Penjahit dan seorang Kakak lelaki. Gua tinggal di perkampungan yang keras dimn sering terjadi perkelahian, narkoba serta pencurian tapi itu tak membuat gua terjerumus dalam hal itu. gua mendapatkan pendidikan yang layak sampai sekarang gua mampu bekerja untuk membiayai hidup gue di jalan yang benar. yang pasti semua itu berkat kesabaran dan kerja keras sehingga gua dapat melalui semua itu. semua orang pernah mengalami masa2 sulit, suram, tapi ingat..Allah tak akan memberikan cobaan melibihi kemampuan umatNya. jadi selalu berusaha dan berdoa kepada-Nya. gua bekerja di Salah satu perusahaan milik pemerintah sekarang . Rony Setiawan is my real name, But You Can Call Me "Mr. Jack"