Monday, September 8, 2008

The Turtle Is Not Band!!

Semua orang yang suka musik pasti pernah punya keinginan untuk membentuk sebuah band. Ini adalah salah satu kisah tentang keinginan yg besar untuk membuat sebuah band.

Pertengahan tahun 2007, di salah satu kota di bagian utara kalimantan ada 3 orang cowo cakep yang punya hobi yang sama. MUSIK. Besar dari kota yg berbeda dengan aliran yang berbeda tapi sama-sama suka lagu Umbrella dari Rihana dan sama-sama suka gila-gilaan ala the changcuters, Jack (Balikpapan), Didit (Pontianak) dan Iggie (Jakarta) punya tekad untuk membuat sebuah band, di Bantu oleh bpk Anang rapidi sebagai additional keyboard dan penasehat spiritual, mereka mengaransemen ulang lagu2 yang pernah sukses di pasaran ke dalam balutan musik rock yang garang, namun tak segarang wajah personelnya yang cute. The Turtle mulai masuk ke studio2 (tapi milik orang) untuk menemukan racikan2 mantap buat musiknya. Gonta ganti posisi terus dilakukan biar dapat mood yg cocok. banyak lagu dan ide yang lahir dan Jadilah Umbrella dan Racun Dunia, yang menjadi andalan The Turtle. Juli 2008 The Turtle Menambah Personel. Justim namanya, asal dari bandung yang konon katanya tempat lahirnya bend-bend besar. Harapan pun semakin besar sampai pada akhirnya muncul 1 masalah ( Ternyata walau dari bandung juntim ga bisa nyanyi). Walau buta nada Justim mulai bisa improve ke aliran The The Turtle. Justim sangat piawai bermain keyboard (eitt tunggu dulu.. keyboard yg di maksud adalah keyboard komputer). Posisi Pemain telah di tentukan : Jack (Guitar, Vocal), Didit (Bass, Vocal), Iggie (Drum, Vocal) dan Justim (Vocal, Training). Musik The Turtle semakin matang sematang semangat yang mereka punya. Kembali masuk ke Studio untuk bermusik, Mereka coba buktikan pada semua orang kalo mereka bisa eksis di jalur musik. Agustus 2008 Didit memutuskan untuk berkeluarga, Musik The Turtle terancam, dapat istri orang arab membuat didit berpindah aliran ke musik gambus, The Turtle Sekarang jadi ga jelas (break), tapi di balik itu The Turtle udah membangkitkan Semangat, menghilangkan segala penat di kepala, dan telah membentuk persahabatan yang kuat. Show Must Go On!! So Tunggu aja The Next Turtle. The Turtle Is Not Band, But The Turtle Is a Friendship.

3 comments:

Anonymous said...

hahahahahahah
hahahahha
hahahahahahah
hahahahahhahaha
ahahahahahahah
kok personelnya tinggal 3
kan musik gambus, bagus juga, jadi aliran alternatif nantinya

Unknown said...

hehehehehehehe...kacau....aneh...jayuzz....tp sejarahnya kereennnn abizzz...kayanya lbh cocok jd penulis aje....knp gak mulai karier dari manggung di kawinan? hehehe..siapa tau selaen bs sukses bisa jg diangkat mantu ama pak lurah yg ngundang..hehehe....just sliding eh kidding...sorryyyy....Lam anget n sukses dh...kl perlu manager, contact aku yaks lwt Iggie...Bye, Nuni

Justim said...

Men... ini dah 2 taun ya?
ga kerasa sekarang dah banyak berubah ..
kapan2 qt ke studio lagi lah ..
studio foto maksudnya .. hehehe..